Cara Mudah Mengaplikasikan Cat Waterproofing

cara-mengaplikasikan-cat-waterproof-bitadur-bital-asia

22 Jan Cara Mudah Mengaplikasikan Cat Waterproofing

Cat waterproofing dewasa ini menjadi jenis cat yang paling banyak dicari untuk kebutuhan pengecatan tembok.

Ini karena jenis cat yang satu ini ternyata sangat efektif untuk melindungi tembok dibanding cat biasa pada umumnya, dimana jenis cat waterproofing bisa melindungi tembok dari berbagai jenis cuaca. Cat jenis ini bisa menjadi pelindung agar air tidak merembes dan sangat baik menjaga dari paparan sinar matahari. Dengan beberapa kelebihan yang disebutkan diatas, tentu saja kini cat waterproofing lebih sering dipilih sebagai pilihan utama dalam pengecatan tembok.

Tak hanya memiliki banyak fungsi, tentunya cat waterproofing perlu memiliki banyak pilihan warna agar semakin banyak peminatnya. Maka itulah, cat Bitadur dari Bital banyak digemari, khususnya bagi rumah-rumah modern yang tidak ingin mengalami kerusakan tembok karena sinar matahari dan air hujan, dan bagi mereka yang memilih menggunakan atap dak beton.

Baca Juga: 4 Langkah Aplikasikan Cat Waterproofing Untuk Kamar Mandi

Sayangnya, masih banyak yang bingung bagaimana cara mengaplikasikan jenis cat ini. Pasalnya, cat ini memiliki bentuk pasta yang cerah. Tidak sedikit orang yang takut salah mengapliksikannya dan membuat penampilan tembok jadi jelek dan rusak. Nah, supaya tidak ragu lagi untuk memilih jenis cat ini, telah kami rangkum cara tepat untuk mengaplikasikan cat waterproofing pada tembok rumah atau bangunan.

Bersihkan Permukaan

Sebelum mengaplikasikan cat ini, pastikan permukaan tembok dan atap telah dibersihkan. Pembersihan dilakukan untuk menghilangkan debu maupun cat lama. Untuk pembersihan yang efektif, Anda bisa menggunakan pembersih tembok yang digosok. Pastikan seluruh permukaan bebas dari kedua hal tersebut. Jika ada permukaan tembok yang memiliki pori besar, lakukan penambalan. Gunakan super cement untuk menambal agar hasil cat yang baru nanti lebih halus dari sebelumnya. Dengan melakukan ini, cat anti air akan lebih mudah diaplikasikan.

Setelah semua permukaan dibersihkan, tunggu beberapa saat hingga mengering. Jangan mengaplikasikan cat dalam kondisi tembok yang sedang basah. Hal ini untuk menghindari daya rekat cat menurun. Jadi pastikan semua bersih dan kering, baru lanjutkan langkah berikutnya.

Cek Retakan

Setelah melakukan pembersihan, silahkan cek kembali apakah ada bagian tembok yang retak, baik retak rambut atau lainnya. Jika ada, silahkan tambal dulu keretakan itu. Anda bisa menggunakan kape untuk menutup celah retakan tersebut.

Retakan ini juga harus dipastikan tertutup. Hal ini supaya ketika hujan tidak ada rembes. Cara ini dilakukan untuk membantu cat waterproofing menjalankan tugasnya. Salah satu penyebab air hujan merembes kedalam tembok adalah adanya retakan pada tembok. Jika tidak ditambal, tentunya cat jenis apapun tidak akan bisa mengatasi rembesan air tersebut.

Proses Pengecatan

Jika Anda telah melakukan kedua hal yang disebutkan diatas, Anda bisa mulai melakukan prses pengecatan. Untuk pengecatan, Anda bisa menggunakan kuas, roll, maupun semprot. Silahkan pilih cara mana yang menurut Anda lebih mudah. Setelah itu, aplikasikan cat ke seluruh tembok yang akan dilapisi cat anti air.

Biasanya untuk pengecatan ini, dibutuhkan sekitar 1kg/meter persegi, dengan proses pelapisan yang dilakukan sebanyak dua kali. Saat melakukan pengecatan, pastikan seluruh permukaan telah disapukan cat dengan rata. Agar lapisan lebih merata, saat melakukan mengecatan berikan tekanan yang sama. Hanya saja, pada bagian tembok yang tidak rata bisa di

Baca Juga: 5 Alasan Anda Perlu Memilih Cat Waterproofing Bitadur

Tidaklah sulit untuk mengaplikasikan cat tembok waterproofing sendiri. Tak hanya Anda bisa mengatur warna sesuai dengan pilihan Anda, tentunya Anda juga bisa menghemat biaya. Untuk mencari tahu lebih lanjut tentang cat tembok maupun cat waterproofing, cek disini.