Cat Waterproofing, Solusi Cat Tembok Mengelupas

31 Jan Cat Waterproofing, Solusi Cat Tembok Mengelupas

Mengapa cat tembok mudah pudar dan mengelupas? Terutama di area seperti bagian luar rumah, kamar mandi, kamar tamu. Cat yang digunakan pun sudah paling mahal.

Masalah cat mengelupas dan pudar memang umum terjadi, terutama bagi Anda yang tinggal di daerah lembap. Kondisi ini diperparah jika Anda salah memilih jenis cat. Harga mahal, kualitas jelek, ditambah lagi salah menggunakannya akan membuat kondisi tembok makin parah.

Salah satu jenis cat yang sangat direkomendasikan untuk rumah adalah waterproofing. Salah satu cat waterproof adalah cat waterproofing Bitadur yang dimiliki Bital. Ini supaya cat tembok Anda tidak hanya memberikan warna yang indah, namun juga memiliki fungsi perlindungan. Cat ini mampu melindungi tembok Anda dari rembes, lembap, dan cahaya matahari yang bisa memudarkan warna cat.

Baca Juga: Keunggulan Bitadur, Cat Waterproofing Dari Bital

Cat waterproofing kini banyak menjadi incaran mereka yang tidak mau repot dengan urusan warna tembok rumah. Pasalnya jenis cat ini dinilai lebih praktis. Salah satu cat yang bagus dan murah adalah produksi dari Bital.

Faktor Penyebab Dan Mengatasi Cat Mudah Mengelupas

Ada banyak sekali faktor yang bisa menyebabkan dinding rumah Anda cepat mengelupas. Hal ini berhubungan dengan kondisi lingkungan, cara mengaplikasikan cat, serta pemilihan cat yang baik. Seluruh komponen tersebut harus dipenuhi agar kondisi dinding Anda bisa terjaga. Untuk lebih lengkapnya, berikut beberapa faktor kerusakan cat dinding rumah dan solusinya.

Kondisi Dinding

Kerusakan cat dinding terjadi karena kondisi dinding lembap. Kondisi ini akan membuat jamur tumbuh dengan subur. Dinding yang lembap bisa disebabkan beberapa hal. Mulai dari air tanah yang merembes naik, dinding yang berbatasan langsung dengan kolam, tampungan air di kamar mandi, hingga paparan air dari luar seperti hujan.

Jika kondisi ini yang terjadi, maka Anda harus melakukan pengecatan ulang. Mulailah dengan mengerok cat dinding lama hingga bersih. Kemudian lakukan pengamplasan agar hasilnya lebih bagus nantinya. Setelah selesai, cuci tembok menggunakan cairan khusus permbersih. Ini bertujuan agar debu bisa hilang.

Setelah proses tersebut dilakukan, diamkan dinding supaya bisa kering. Jangan lakukan pengecatan jika kondisi dinding masih basah atau lembap. Setelah itu, baru gunakan cat waterproofing sebagai pewarna sekaligus pelapis anti bocor.

Salah Mengaplikasikan Cat

Merasa sudah memenuhi seluruh proses pembuatan dinding yang benar, namun cat tetap gampang mengelupas? Berarti ada yang salah saat proses mengaplikasikan cat. Misalnya saja cat lama tidak dikerok sempurna atau dilakukan pengecatan saat kondisi dinding masih basah. Anda bisa mengatasi masalah ini dengan menjalankan pengecatan ulang seperti langkah-langkah yang berada di poin atas.

Hal lain yang perlu diingatkan adalah untuk tidak salah menggunakan jenis cat. Misal Anda ingin mengecat bagian interior rumah dengan menggunakan cat exterior. Hal ini akan menyebabkan proses pengapuran pada dinding yang Anda cat. Anda perlu menggunakan cat tembok waterproofing yang sesuai dengan lokasi dinding itu berada.

Proses Pembuatan Dinding Yang Salah

Proses pembuatan dinding yang salah, juga bisa menjadi penyebab cat Anda mudah rusak. Misalnya saja campuran semen dan pasir yang tidak tepat atau proses pengeringan dinding yang belum cukup akan membuat masalah pada dinding. Jika proses pembuatan dinding yang salah dilakukan, akan menyebabkan dinding mengandung garam alkali yang tinggi.

Kondisi tersebut, hanya bisa diatasi dengan membongkar seluruh dinding. Kemudian, buat dinding baru yang sesuai dengan aturan. Jangan lupa untuk menggunakan cat waterproofing untuk perlindungan dinding Anda yang lembap.

Baca Juga: 3 Tips Memilih Cat Yang Bagus Dan Murah

Anda ingin mencari tahu lebih banyak cat waterproofing yang dimiliki oleh Bital ? Cari tahu lebih banyak dengan klik di sini!